16/06/2025

Banjarmasin – Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty bersama Unit Penjamin Mutu (UPM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Senin, 16/06 menerima kunjungan ketua dan pengurus Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) ULM. Kunjungan ini merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) tahap ke-2 dari rangkaian monev yang dilakukan LPMPP baik terhadap 9 Program Studi (PS) di FKIP ULM yang akan menjalani akreditasi internasional melalui lembaga pengakreditasi ACQUIN (Accreditation, Certification, and Quality Assurance Institute) bersama fakultas sebagai unit pengelola PS.
Kegiatan monev ini diawali antara pengelola LPMPP bersama tim gugus tugas (task force) akreditasi internasional PS 9 PS yaitu PS Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), PS Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), PS Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP), PS Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), PS Pendidikan Sejarah, PS Pendidikan Ekonomi, PS Pendidikan Geografi, PS Pendidikan Sosiologi, dan PS Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) mulai pukul 09.00 WITA di PS masing-masing. Monev kemudian dilanjutkan antara pengola LPMPP yang dalam kesempatan ini dilakukan langsung oleh Ketua LPMPP ULM, Agung Nugroho, bersama pengelola FKIP yang diwakili oleh Deasy Arisanty dan tim UPM.
Dalam proses monev yang dilakukan di ruang rapat Dekan FKIP ULM mulai pukul 15.00 WITA, Deasy didampingi ketua UPM, Ananda Setiawan menyampaikan sejumlah persiapan yang telah dilakukan menjelang unggah dokumen SER (Self Evaluation Report) akreditasi internasional ACQUIN. Hasil monev menunjukkan kesiapan FKIP yang cukup baik menjelang unggah SER. Hampir seluruh dokumen yang dipersyaratkan dapat ditunjukkan. Dokumen yang diminta juga telah disusun berdasarkan standar acuan Eropa (European Standard Guidelines) yang terdiri dari 10 standar.
Menurut Deasy, pihaknya saat ini bekerja keras dalam rangka menyiapkan berbagai hal terkait apa yang dipersyaratkan untuk akreditasi internasional ini, dan sebagian besarnya sudah terpenuhi. Ananda menambahkan bahwa, meski terdapat kekurangan lainnya, itu hal yang wajar dan tim juga sedang dalam proses melengkapi. Ananda sendiri optimis bahwa saat ini, 80% dokumen dan bukti dukungnya telah terpenuhi menjelang unggah SER yang targetkan pada Juli 2025. (Admin)
