799 Peserta UTBK Mandiri ULM 2025 Jalani Tes di FKIP ULM

30/06-02/07/2025

Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty Bersama Kepala Bagian Umum, Isnawati Memeriksa Proses Pelaksanaan UTBK Jalur mandiri ULM 2025 didampingi Pengawas Ruang dan Admin (doc. Isnawati)

Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menggelar seleksi masuk bagi calon mahasiswa baru melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Mandiri. 3.968 orang tercatat sebagai pendaftar ujian seleksi ini dengan 3.939 melalui jalur reguler, 15 orang jalur tahfiz, dan 14 orang jalur penyandang disabilitas dan 799 peserta diantaranya mengikuti tes di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Tes dilaksanakan pada Senin-Rabu, 30 Juni-2 Juli mulai pukul 08.00 sampai 11.00 WITA untuk sesi 1, dan pukul 13.00 sampai 16.00 WITA pada sesi 2.

Peserta yang menjalani tes di FKIP ditempatkan di 7 laboratorium komputer (labkom) yaitu labkom PGSD lantai 1 dan 2, labkom matematika sains, labkom matematika, labkom ekonomi sains, labkom pendidikan komputer, dan labkom teknologi pendidikan. Mereka dibagi dalam 6 sesi dengan pembagian kurang lebih 20 peserta per sesi selama 3 hari. Jenis tes yang harus diikuti peserta adalah 2 yaitu tes potensi skolastik dan tes literasi dengan alokasi waktu 2 jam 45 menit. Penilaian hasil tes dilakukan dengan menggunakan penilaian acuan normatif yaitu peserta akan dipilih berdasarkan nilai terbaik dari keseluruhan pendaftar, bukan berdasarkan standar kelulusan tetap.

Pelaksanaan tes ini diawasi langsung oleh Wakil Rektor Bidang Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi, Yusuf Aziz yang mengapresiasi FKIP sebagai pelaksana yang disiplin dalam menggelar tes ini. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, pimpinan FKIP ULM juga turun langsung, diantaranya Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik, Desay Arisanty. Menurut Deasy, penyelenggaraan UTBK Mandiri ULM di FKIP telah terlaksana dengan lancar dan tepat waktu. “Alhamdulillah tidak ada masalah teknis. Kelancaran ini juga didukung oleh tendik (tenaga kependidikan –Red) di FKIP yg sudah ditempatkan di sekitar tempat ujian untuk mengarahkan peserta ujian ke ruangan ujian,” ujarnya. (Admin)