16/08/2026


Banjarmasin – Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan (Tekpen) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama anggota tim mahasiswa dari Jurusan Arstitek Fakultas Teknik UM berhasil meraih prestasi sebagai Juara ke-2 dalam Kompetisi Nasional Inovasi Digital Mahasiswa pada kategori lomba Poster Digital Pendidikan. Lomba ini diselenggarakan oleh Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam rangka memperingati Dies Natalis UNM ke-65 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 16/08. Para pemenang adalah Laila Safitri, Maulida Azkia, dan Rizky Putri Henna dari Jurusan Tekpen FKIP ULM bersama Alya Distya Sophandi dan Angel Frisca Mokolinug dari Jurusan Arsitek Fakultas Teknik ULM. Poster mereka yang berhasil menjadi juara berjudul “Panggung Megah, Realita Rebah: Stop Konsumtif, Bijak Bangun Literasi Finansial”.
Kompetisi Nasional Inovasi Digital Mahasiswa merupakan salah satu agenda utama bidang kemahasiswaan dalam rangkaian Dies Natalis UNM ke-65. Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan talenta digital, khususnya dalam bidang pendidikan. Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia Dies Natalis UNM 2026, Abdul Saman. Turut hadir dalam pembukaan, Plt. Rektor UNM, Wakil Ketua Panitia Dies Natalis, Sekretaris Panitia, Wakil Sekretaris Panitia, dan para peserta.
Mengusung tema “Cerdas Berinovasi, Unggul Menginspirasi, Berdampak Nyata,” kompetisi ini terdiri atas lima divisi, yaitu Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP), Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan (IPDP), Video Digital Pendidikan (VDP), Poster Digital Pendidikan (PDP), dan Microteaching Digital Pendidikan (MDP). Kelima divisi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan kreativitas melalui berbagai bentuk inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Pelaksanaan kompetisi dilakukan dalam dua tahap, yaitu seleksi karya dan presentasi. Peserta yang lolos tahap seleksi karya selanjutnya mempresentasikan karyanya secara daring melalui konferensi virtual dengan durasi 15 menit, yang terdiri atas 10 menit presentasi dan 5 menit sesi tanya jawab.
Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari 15 perguruan tinggi di Indonesia, yakni Universitas Negeri Makassar, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Pembangunan Panca Budi, Universitas Sebelas Maret, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Malang, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Dehasen Bengkulu, Universitas Negeri Padang, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Negeri Surabaya.
Keikutsertaan mahasiswa ULM dalam kompetisi nasional tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan inovasi dan kreativitas, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, bertukar gagasan, serta membangun jejaring akademik dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Partisipasi dalam ajang nasional seperti Kompetisi Nasional Inovasi Digital Mahasiswa diharapkan dapat semakin memperkuat budaya inovasi di kalangan mahasiswa ULM sekaligus mendorong lahirnya karya-karya digital yang kreatif, aplikatif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.
Terkait kemenangan ini, para mahasiswa menyampaikan rasa syukurnya. “Meskipun kami berasal dari jurusan yang berbeda-beda, perbedaan tersebut tidak menjadi hambatan bagi kami untuk bekerja sama dan memberikan hasil terbaik. Justru, keberagaman perspektif dalam tim menjadi pengalaman yang berharga sekaligus kelebihan tersendiri bagi tim kami selama mengikuti perlombaan ini. Sejujurnya, kami tidak menyangka dapat memenangkan perlombaan ini. Kemenangan ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi kami, sekaligus membuktikan bahwa dengan kerja sama, komunikasi, dan usaha yang baik.Pperbedaan latar belakang bukanlah penghalang untuk mencapai tujuan bersama, tentunya disertai dengan bantuan dan bimbingan dosen pembimbing kami, Ibu Sulistyo Rini, M.Pd selama kegiatan perlombaan berlangsung. Kedepannya kami harap semoga dengan adanya pencapaian ini memberikan kepercayaan diri juga motivasi sehingga kami bisa lanjut mendapatkan prestasi baru lagi, dan dapat membanggakan banyak orang terdekat kembali,” ungkap mereka.
Selamat kepada para pemenang, semoga terus mengukir prestasi dan menjadi insipirasi bagi yang lain. (Admin)