Bahas Transformasi Teknologi, Jurusan Teknologi Pendidikan Gelar Seminar Nasional

15/09/2026

Foto Bersama (doc. Panitia)

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pendidikan (Himatekpen) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyelenggarakan Seminar Nasional Temu Edukasi Mahasiswa Indonesia 2026 dengan mengangkat tema “Transformasi Teknologi Pendidikan untuk Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Semarak Teknologi Pendidikan ke12 yang menjadi wadah untuk mempertemukan mahasiswa, pendidik, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Seminar ini diadakan di General Lecture Building pada Jumat, 25/09 mulai pukul 09.00 WITA. Kegiatan dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty dan dihadiri mahasiswa jurusan teknologi pendidikan seluruh Indonesia, dosen, mahasiswa, guru, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Deasy menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Seminar ini yang dinilai memiliki relevansi erat dengan bidang keilmuan dan karakteristik Jurusan Teknologi Pendidikan. “Seminar ini kami dukung penuh karena sangat sesuai dengan bidang dan karakteristik Jurusan Teknologi Pendidikan. Perkembangan teknologi pendidikan menjadi bagian penting dalam menjawab berbagai kebutuhan dan tantangan pembelajaran saat ini. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dan insan pendidikan dapat memperluas wawasan, berbagi pengalaman, serta melihat berbagai peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pendidikan yang terus berkembang,” ujarnya. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan yang mengangkat isu perkembangan teknologi dalam pendidikan.

Sambutan Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP ULM (doc. Panitia)

Seminar ini menjadi ruang bagi mahasiswa dan insan pendidikan untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta memahami berbagai perubahan yang terjadi dalam proses pendidikan seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, platform pembelajaran daring, serta berbagai sumber belajar digital telah membuka peluang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan bagi dunia pendidikan, khususnya dalam kesiapan pendidik dan peserta didik untuk beradaptasi serta memanfaatkan teknologi secara tepat, efektif, dan bertanggung jawab. Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa transformasi teknologi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat atau media digital dalam pembelajaran. Transformasi juga mencakup perubahan paradigma, kompetensi, serta peran pendidik dan peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi yang berlangsung secara dinamis.

Seminar menghadirkan narasumber Susanti Sufyadi, Ketua Jurusan Pendidikan Teknologi FKIP ULM yang menyampaikan topik “Transformasi Peran Pendidik dan Peserta Didik di Era Teknologi”. Ia menyoroti perubahan peran pendidik dan peserta didik seiring dengan semakin berkembangnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Pendidik tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, merancang strategi pembelajaran yang relevan, serta memanfaatkan berbagai sumber dan teknologi pembelajaran secara efektif dan bertanggung jawab. Di sisi lain, peserta didik juga perlu mengembangkan kemampuan untuk belajar secara mandiri, kritis, kreatif, dan kolaboratif dalam memanfaatkan teknologi dan berbagai sumber belajar yang tersedia.

Narasumber kedua, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Chandra Anugrah Putra hadir sebagai pemateri kedua dengan topik “Pemanfaatan Teknologi untuk Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Berkelanjutan”. Materi ini membahas pentingnya pemanfaatan teknologi secara terintegrasi dalam membangun ekosistem pembelajaran yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan kebutuhan pendidikan. Ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada penggunaan teknologi, tetapi juga membutuhkan keterpaduan antara manusia, teknologi, sumber belajar, dan lingkungan pendidikan. Integrasi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang inovatif, adaptif, inklusif, kolaboratif, dan mampu berkembang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di masa kini maupun masa mendatang.

Sebagai bagian dari Semarak Teknologi Pendidikan ke-12, pelaksanaan Seminar Nasional Temu Edukasi Mahasiswa Indonesia 2026 turut memperkuat peran mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan dalam mengikuti perkembangan dan dinamika teknologi pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring dengan mahasiswa, guru, dan dosen dari berbagai daerah. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perkembangan teknologi dalam pendidikan, tetapi juga memiliki perspektif yang lebih kritis dan konstruktif dalam menghadapi transformasi pendidikan. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat diarahkan untuk mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan. Seminar Nasional Temu Edukasi Mahasiswa Indonesia 2026 menjadi salah satu bagian dari rangkaian Semarak Teknologi Pendidikan ke-12 dalam memperkuat semangat kolaborasi dan pengembangan wawasan di bidang teknologi pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendorong generasi pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menghadirkannya secara bermakna dalam proses pendidikan.

(Kontributor Artikel : Qomario)

(Admin)

Narasumber Pertama, Susanti Sufyadi (doc. Panitia)
Narasumber Kedua, Chandra Anugrah Putra (doc. Panitia)