Dukung Kreativitas Mahasiswa, PS PSP FKIP ULM Gelar Pameran Media Pembelajaran Seni

19/04/2025

Foto Bersama

Banjarmasin – Program Studi (PS) Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Sabtu, 19/04 mengadakan kegiatan “Pameran Media Pembelajaran Seni” yang merupakan pameran produk akhir Mata Kuliah (MK) Media Pembelajaran Seni yang diampu oleh Putri Dyah Indriyani dan Sherly Nur Hikmah. Kegiatan ini diadakan bersama oleh mahasiswa peserta MK tersebut dan Himpunan Mahasiswa (Hima) PSP di Aula Hasan Bondan dan Lapangan Tumpang Lima FKIP ULM mulai pukul 09.00 WITA.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ali Rachman yang membuka dengan melakukan pemotongan pita, serta dihadiri oleh Koordinator PS PSP, Muhammad Budi Zakia Sani; dosen pengampu MK, Sherly Nur Hikmah; serta para dosen dan mahasiswa di lingkungan PS PSP. Setelah sesi pembukaan, peserta diajak berkeliling untuk melihat berbagai stan yang disediakan. Stan menampilkan berbagai bentuk kreasi media pembelajaran seni yang dibuat oleh mahasiswa.

Menurut ketua panitia penyelenggara, Indri, persiapan kegiatan dilakukan selama satu bulan lebih. Kegiatan melibatkan mahasiswa PS PSP angkatan 2023 yang mengikuti MK Media Pembelajaran Seni, Himpunan Mahasiswa, serta media partner dan sponsor. “Saya harap agar kegiatan sejenis ini bisa menjadi agenda rutin agar bisa meningkatkan kreativitas dan inspirasi mahasiswa,” ujarnya. Sementara itu, Sherly Nur Hikmah menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas dan dedikasi para mahasiswa dalam menghasilkan karya media pembelajaran seni pertunjukan yang dipamerkan “Setiap karya menunjukkan eksplorasi ide yang unik, pemahaman terhadap materi ajar, serta kemampuan menerjemahkan konsep pembelajaran ke dalam bentuk yang menarik dan edukatif. Beberapa karya bahkan menunjukkan inovasi yang luar biasa dalam menggabungkan unsur teknologi dengan nilai-nilai seni tradisi,” Menurutnya, pameran ini bukan hanya menjadi ajang untuk menunjukkan hasil akhir, tetapi juga sebagai ruang refleksi atas proses belajar yang telah dijalani. “Saya berharap pengalaman ini dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam merancang media pembelajaran yang kontekstual, inspiratif, dan aplikatif di dunia pendidikan seni ke depannya,” pungkasnya. (admin)

Suasana Pameran