04/09/2025

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang tergabung dalam kelompok Artuloka, mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Seminar Nasional Kreativitas Mahasiswa 2025 yang digelar Universitas Palangkaraya pada Kamis, 04/09. Dalam kompetisi tersebut, Tim Artuloka sukses meraih Penghargaan Desain Bahan Tayang Terbaik 1, mengungguli berbagai tim dari perguruan tinggi lain di Indonesia.
Tim Artuloka diketuai oleh Rena Rizki Ananda, dengan anggota tim yaitu Azkia Nurrahmah, Nur Jannah Ramadhani, Syamila Ghina Tiara Putri, dan Aulia Azizah Hayati. Mereka mendapatkan arahan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Riya Irianti. Tim ini berhasil lolos pendanaan PKM-RSH Tahun 2025 Klaster 1 dengan riset berjudul “Desain Game Edukasi Flora Khas Kalimantan Selatan Berbasis Augmented Reality untuk Melatih Kepedulian Siswa terhadap Kelestarian Tumbuhan Potensial.” Saat presentasi, tim Artuloka diwakili oleh Rena dan Azkia. Presentasi hasil riset disampaikan oleh Azkia yang memaparkan proses inventarisasi tumbuhan obat khas Kalimantan Selatan hingga pengembangan prototipe gim edukatif berbasis AR. Kualitas visual dan penyampaian materi yang informatif membuat tim ini berhasil memikat tim penilai, hingga akhirnya meraih penghargaan Desain Bahan Tayang Terbaik 1.
Menurut Rena, riset ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, berbasis digital dan relevan dengan kearifan lokal. Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi global, penting untuk menghadirkan kembali nilai-nilai lokal yang kaya makna, seperti pengetahuan tentang flora khas Kalimantan Selatan, dalam format yang lebih menarik dan mudah diakses oleh generasi muda. Untuk itu, menurutnya tim Artuloka berinisiatif mengembangkan sebuah gim edukasi berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran inovatif. Game ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang keanekaragaman hayati lokal, tetapi juga untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian tumbuhan endemik yang memiliki nilai ekologis dan budaya tinggi dalam proses pembelajaran yang menyenangkan.
“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja sama tim yang solid dan arahan luar biasa dari dosen pembimbing kami. Ini menjadi motivasi besar untuk terus berkarya dan berinovasi. Kami berharap, gim edukasi ini dapat menjadi langkah awal dalam melestarikan flora khas Kalimantan Selatan sekaligus menginspirasi generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan. Ke depannya, tim berkomitmen untuk terus menyempurnakan desain dan fitur gim, melaksanakan uji coba di sekolah, serta melakukan evaluasi terhadap dampak pembelajaran yang dihasilkan. Diharapkan, hasil dari program ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan,” papar Rena.
Selamat kepada para pemenang. Semoga terus mengukir prestasi dan menjadi inspirasi bagi yang lain. (Admin)
