11/11/2025

Banjarmasin – Pada Selasa, 11/11, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjalani proses Audit Mutu Internal (AMI) oleh auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) ULM untuk tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Utility Building FKIP ULM mulai pukul 09.00 WITA. LPMPP mengutus 2 auditor untuk melakukan audit, yaitu Ketua LPMPP sendiri, Agung Nugroho, dan Muhammad IItqan Mazdadi. Tim fakultas yang menerima para asesor diantaranya, Dekan, Sunarno Basuki; Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty; Kepala Bagian Umum, isnawati; Ketua Unit Penjamin Mutu (UPM), Ananda Setiawan; Ketua Unit Pengelola Kerja sama dan Hubungan masyarakat (UPKH), Emma Rosana Febriyanti; ketua Unit Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Raisa Fadilla; Ketua Unit Information and Communication Technology, Nuruddin Wiranda; Tim UPM, Saiyidah Mahtari; Tika Puspita Widya Rini, Sauqina, Muhammad Muhaimin, dan Imelda Indah Savitri; Sekretaris UPKH Bidang Hubungan Masyarakat, Dewi Alfianti; Ketua Bidang Keuangan, Indra Nur Adhitya; serta Ketua Bidang Umum dan Barang Milik Negara, Dedy Rizani.
Membuka kegiatan ini, Dekan menyampaikan apresiasinya pada kerja keras dan sinergi semua elemen fakultas dalam menjaga mutu baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian. Ia berharap agar kerja yang baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.
Pada AMI kali ini, para auditor menyampaikan rasa puasnya atas kinerja FKIP dalam bidang tridarma, khususnya bidang pendidikan. Menjawab sejumlah pertanyaan auditor, Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty menyampaikan bahwa FKIP ULM telah secara konsisten di semua jurusan menjalan kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education -Red). “Kita sudah melaksanakan semua, tapi tetap akan berusaha meningkatkan dengan menambahkan item CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah -Red) pada bagian evaluasi pembelajaran di Simari. Kemudian juga, penelitian dan pengabdian sudah mendapatkan pendanaan dari luar ULM, sudah sesuai dengan visi misi fakultas dan roadmap penelitian. Untuk paten yang memang agak sulit diupayakan khususnya bagi dosen di bidang ilmu sosial humaniora, dapat dialihkan dalam bentuk lain, seperti merek dagang, atau desain industri,” jelasnya.

FKIP ULM mendapatkan skor overall AMI 92,04 dengan skor bidang pendidikan sebesar 94,44; skor bidang penelitian sebesar 90; dan skor bidang pengabdian sebesar 92,04. Skor ini menjadikan FKIP ULM sebagai fakultas terbaik ke-2 setelah Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) di ULM.
Dalam simpulan audit, salah seorang auditor, Agung Nugroho menyampaikan sejumlah saran dalam rangka peningkatan kualitas tridarma di FKIP ULM yang sudah unggul ini, yaitu pentingnya peningkatan kemampuan berbahasa asing khususnya untuk mahasiswa sebagai keterampilan abad xxi hingga perlu mengadakan berbagai kegiatan yang bisa mendukung itu; peningkatan luaran kekayaan intelektual seperti paten, hak cipta, atau merek dagang; pemberian apresiasi bagi jurusan terkait capaian bidang penelitian; serta meningkatkan jumlah kerja sama internasional. (Admin)
