Berkesinambungan, FKIP ULM Kembali Sambut Mahasiswa Program SEA Teacher dari ISAT-U

07/04/2026

Mahasiswa Program SEA Teacher dari ISAT-U Filipina Bersama Pimpinan FKIP ULM

Banjarmasin – Pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Selasa, 07/04 kembali menerima mahasiswa internasional dari program pertukaran mahasiswa South East Asia (SEA) Teacher yang merupakan program berkelanjutan dari organisasi regional antarpemerintah negara Asia Tenggara SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization). Pada awal 2026 ini, FKIP ULM menerima 4 mahasiswa dari Iloilo Science and Technology University (ISAT-U), Filipina di mana pada 2025, FKIP ULM juga telah mengirimkan mahasiswanya ke sana. Empat orang tersebut yaitu Cydell Rose Padernal Poral, mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Guru Sains Tingkat Menengah; Jessie John V. Edianel dari Jurusan Pendidikan Guru Kejuruan Teknologi Elektrik; Jessabelle M. Bendita dari Jurusan Pendidikan Guru Kerumahtanggaan; dan Conrado E. Torreteo Jr dari Jurusan Pendidikan Guru Seni Industrial.

Empat orang mahasiswa ini diterima secara resmi pada kegiatan seremonial penyambutan yang dilaksanakan di Ruang Rapat General Utiliy Building FKIP ULM pada pukul 12.00 WITA. Mereka disambut oleh Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki; Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty; Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Dharmono; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ali Rachman; Kepala Bagian Umum, Isnawati; Ketua Unit MKBT (Mobilisasi Kegiatan Belajar Terpadu), Raisa Fadilla dan tim; Ketua Unit Pengelola Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (UPKH), Emma Rosana Febriyanti; Ketua Unit Penjamin Mutu (UPM), Ananda Setiawan; serta panitia dan para pendamping mahasiswa.

Suasana Penyambutan

Dalam sambutannya, Sunarno Basuki menyampaikan kegembiraan pihaknya bahwa program ini dapat terus berlanjut dan berharap agar mahasiwa bisa beradaptasi dan menikmati dengan baik keseharian selama berada di Banjarmasin. Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa menyambut antusias. Salah satu mahasiswa, Jessie misalnya menceritakan bahwa sejak menginjakkan kaki di kota Banjarmasin, ia bersama pendamping sudah melakukan eksplorasi dan mengenal banyak hal baru. Ia juga menyampaikan bahwa diantara hal yang menarik, ada beberapa kosakata yang pengucapannya sama namun memiliki makna berbeda hingga sempat terjadi kesalahpahaman.

Dalam pertemuan ini, Deasy Arisanty menyampaikan profil singkat FKIP ULM dan Raisa menyampaikan rangkaian kegiatan yang akan diikuti oleh mahasiswa selama berada di sini. “Mahasiswa akan ditempatkan di sekolah mitra seperti sebelumnya, yaitu di SMAN Banua dan SMA GIBS (Global Islamic Boarding School). Para mahasiswa ISAT-U juga akan mengikuti kegiatan Cultural Exchange atau saling bertukar informasi kebudayaan. Mereka akan diajak ke lokasi yang mengandung nilai budaya lokal masyarakat Banjar. Bersama mahasiswa FKIP ULM, mereka juga akan melaksanakan pengabdian internasional di Pulau Curiak,” ujarnya. (Admin)

Foto Bersama