Tingkatkan Kualitas Budaya Mutu, UPM FKIP ULM Sosialisasikan E-SPMI Terintegrasi

11/06/2026

Tangkap Layar Suasana Kegiatan (doc. UPM FKIP ULM)

Banjarmasin – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus berupaya memperkuat budaya mutu melalui pengembangan sistem penjaminan mutu berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Aplikasi E-SPMI FKIP ULM yang dilaksanakan secara daring oleh Unit Penjamin Mutu (UPM) FKIP ULM dan diikuti oleh pimpinan fakultas, koordinator dan sekretaris jurusan, tim Gugus Penjaminan Mutu (GPM), tenaga pendidik, serta Tim UPM FKIP ULM. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 11/06 mulai pukul 09.00 secara daring WITA melalui konferensi zoom.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP ULM, Deasy Arisanty yang menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Menurutnya, digitalisasi sistem mutu menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola akademik yang efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Implementasi E-SPMI menjadi bagian dari upaya FKIP ULM dalam memperkuat budaya mutu sekaligus menjaga keberlanjutan capaian akreditasi unggul di seluruh program studi FKIP ULM. Sistem ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan mutu yang lebih efektif, terdokumentasi, dan berbasis data sehingga memudahkan proses evaluasi dan pengambilan keputusan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua UPM FKIP ULM, Ananda Setiawan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan latar belakang, tujuan, dan pengembangan E-SPMI sebagai teknologi informasi yang andal untuk mendukung implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal. Aplikasi yang mulai dikembangkan sejak tahun 2025 dan mulai diimplementasikan pada tahun 2026 ini dirancang untuk memperkuat pelaksanaan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) serta mendukung proses pengisian Audit Mutu Internal (AMI) tingkat fakultas secara lebih sistematis dan terintegrasi. “E-SPMI kami kembangkan untuk memastikan seluruh tahapan PPEPP terdokumentasi dengan baik dan mudah ditelusuri. Selain itu, sistem ini juga mendukung pengisian AMI tingkat fakultas melalui penyediaan data dan dokumen mutu yang terintegrasi sehingga proses evaluasi mutu dapat dilakukan secara lebih efektif,” jelasnya

Selanjutnya, anggota UPM FKIP ULM, Saiyidah Mahtari menyampaikan tutorial penggunaan aplikasi E-SPMI. Dalam sesi ini peserta diperkenalkan dengan alur penggunaan sistem, mulai dari pengelolaan dokumen PPEPP, pengunggahan bukti dukung, pengisian instrumen AMI tingkat fakultas, hingga pemanfaatan berbagai fitur monitoring dan pelaporan yang tersedia dalam aplikasi. E-SPMI dikembangkan sebagai platform terintegrasi yang menghubungkan dokumen mutu, bukti pelaksanaan PPEPP, hasil evaluasi, tindak lanjut peningkatan mutu, serta kebutuhan data untuk Audit Mutu Internal (AMI). Sistem ini menyediakan berbagai fitur seperti repositori dokumen mutu, dokumentasi PPEPP, monitoring tindak lanjut hasil evaluasi, dan menu pengisian instrumen AMI tingkat fakultas yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh unit kerja di lingkungan FKIP ULM.

Melalui implementasi E-SPMI, FKIP ULM berharap pelaksanaan PPEPP dan AMI tingkat fakultas dapat berlangsung secara lebih efektif, terukur, dan terdokumentasi dengan baik. Kehadiran sistem ini diharapkan menjadi fondasi penguatan budaya mutu berbasis digital sekaligus mendukung peningkatan kualitas tata kelola akademik dan nonakademik secara berkelanjutan di lingkungan FKIP ULM.

(Kontributor Artikel : Saiyidah Mahtari)

(Admin)