Banjarmasin – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (FKIP ULM) menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung program internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi aktif dalam Southeast Asian Teacher Project (SEA-Teacher). Sebagai bagian dari upaya tersebut, FKIP ULM turut serta dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) program SEA-Teacher yang pada tahun 2024 dipusatkan di Chiang Rai, Thailand.
Kegiatan monev ini dilaksanakan pada tanggal 21–22 Juni 2024 dan diikuti oleh perwakilan pimpinan dari berbagai perguruan tinggi di Asia Tenggara, termasuk FKIP ULM. Delegasi FKIP ULM terdiri atas Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Deasy Arisanty, dan Ketua Unit MBKM, Raisa Fadilla.

Foto Bersama (Doc. Raisa Fadilla)
Monitoring ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program SEA-Teacher oleh institusi tuan rumah, mengevaluasi mekanisme program, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi antara universitas pengirim dan penerima. Dalam kegiatan tersebut, para pimpinan perguruan tinggi melakukan kunjungan ke sekolah mitra, menghadiri diskusi bersama pihak penyelenggara, serta mengikuti sesi evaluasi dan refleksi program secara kolektif.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai forum refleksi dan perbaikan program ke depan, sekaligus memperkuat kerja sama strategis antarinstitusi di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Dr. Deasy Arisanty. Ia menambahkan bahwa hasil monev akan menjadi bahan masukan untuk peningkatan kebijakan internasionalisasi dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di lingkungan FKIP ULM.

Foto Bersama (Doc. Raisa Fadilla)
Melalui partisipasi aktif dalam monev ini, FKIP ULM tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kualitas program pertukaran mahasiswa, tetapi juga memperkuat peran institusi dalam jaringan kerja sama regional untuk pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.







