Dosen JPBSI FKIP ULM Sukses Dapatkan Sertifikat Kompetensi MCE

11/09/2025

Dosen dan Tendik JPBSI FKIP ULM yang dinyatakan Kompeten dalam Uji Sertifikasi MCE (Doc. Nanda)

Banjarmasin – Sembilan dosen dan satu tenaga kependidikan (tendik) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JPBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengikuti Pelatihan dan uji sertifikasi Microsoft Certified Educator (MCE) yang diadakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ULM. Pelatihan dilaksanakan di Hotel Harper pada Rabu-Kamis, 27-28/09 dan uji sertifikasi pada tanggal 11/09 di Laboratorium Komputer Ekonomi Sains FKIP ULM. Dosen dan tendik JPBSI FKIP ULM yang mengikuti kegiatan ini yaitu Noor Cahaya, Ahsani Taqwiem, Dewi Alfianti, Lita Luthfiyanti, Faradina, Wenny Noorahim, Syaifullah, Aulia Novitasari, Arum Murdianingsih, dan Achmad Akbari

Kegiatan pelatihan hari ke-1 dibuka dengan pemberian materi mengenai pemanfaatan Microsoft dalam pembelajaran abad ke-21 oleh instruktur Novan Alkaf Bahraini Saputra dilanjutkan pembuatan akun Certiport oleh Muhammad Andrian. Pada hari ke-2, peserta mendapatkan materi terkait pentingnya mengembangkan kemampuan diri baik dalam mengkonstruksi pengetahuan, memecahkan masalah, hingga mengembangkan kemampuan regulasi diri dengan memanfaatkan teknologi khususnya berbagai aplikasi yang dimiliki Microsoft. Materi ini disampaikan oleh Direktur LSP ULM, Suratno.

Dalam uji sertifikasi yang dilaksanakan pada Kamis, 11/09, seluruh peserta pelatihan yang berjumlah 10 orang ini dinyatakan kompeten. Terkait sertifikasi ini, Ketua JPBSI, Noor Cahaya menyampaikan bahwa pihaknya mengikutsertakan beberapa dosen dan admin JPBSI dalam MCE selain untuk membekali pendidik dengan keterampilan abad 21 agar mampu berpikir kritis, berpikir kreatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi, serta memiliki keterampilan literasi baru dan keterampilan karakter, juga bertujuan membantu meningkatkan IKU (Indikator Kinerja Utama -Red) JPBSI. “Adanya dosen bersertifikasi internasional, jurusan kami akan memiliki nilai lebih dalam keterlibatan kolaborasi internasional, pelatihan, maupun pengajaran lintas kampus. Hal ini sangat penting, khususnya dalam menuju akreditasi internasional jurusan. Secara tidak langsung pula, kegiatan MCE ini akan mendorong dosen sebagai praktisi pembelajaran digital yang kebermanfaatannya bagi masyarakat atau mitra pendidikan. Pada perkuliahan hal ini akan terlihat dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran kolaboratif dengan pemanfaatan aplikasi yang banyak terdapat di Microsoft itu sendiri, serta dikolaborasikan melalui pemanfaatan LMS Simari ULM,” jelasnya. (admin)