17/10/2025

Banjarmasin – Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JPBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bekerja sama dengan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ULM dan Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia ULM kembali menggelar kegiatan akademik non perkuliahan tahunan, Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 17/10 dengan mengambil tema bidang susastra yaitu “Sastra Lisan di Era Digital dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.” Seminar nasional ini akan dilaksanakan secara bauran melalui konferensi virtual zoom dan secara bersemuka di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM mulai pukul 08.00-16.00 WITA.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Alfian S. Siagian, Peneliti Tradisi Lisan Universitas Indonesia; Izzah Zen Syukri, dosen Program Studi (PS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Sriwijaya; Haswinda Harpriyanti, Dosen Universitas PGRI Banjarmasin, dan Sainul Hermawan, dosen JPBSI FKIP ULM yang juga merupakan ketua panitia penyelenggara. Para narasumber masing-masing akan memaparkan berbagai pembahasan seputar tradisi lisan.
Menurut Sainul Hermawan, kelisanan pada era ini menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan tersebab ia menjadi sesuatu yang inheren pada teknologi dan komunikasi era digital hari ini. “Kita telah memasuki era kelisanan digital yang berbeda dari model kelisanan primer dan sekunder sebelumnya. Di era ini, kelisanan digital yang bersifat personal merupakan penyeimbang bagi dominasi akal imitasi dalam pembelajaran.” ujarnya. Selain kelisanan digital yang menjadi bahasan menarik dari Sainul Hermawan, pada seminar ini narasumber lain juga akan dibahas mengenai kelisanan diantaranya Izzah yang membicarakan Maco Holo (pembacaan manaqib pada haul ulama) di Era Digital; Alfian yang membicarakan kelisanan dan memori kolektif; serta Haswinda yang membicarakan Kesenian Mamanda di Era Digital.
Pada seminar nasional ini, panitia juga membuka pengumpulan makalah oleh peserta yang akan diterbitkan sebagai luaran akademik di jurnal nasional dan book chapter.Para pemakalah dipersilakan menulis terkait bahasan dengan subtema (1) digitalisasi dan pelestarian sastra lisan; (2) sastra lisan digital kontemporer; (3) sastra lisan digital dalam peningkatan keterampilan berbahasa; dan subtema lain yang relevan. (Admin)
