30/10-02/11-2025

Kepulauan Riau – Pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengikuti gelaran Pertemuan Puncak Forum Komunikasi FKIP Se-Indonesia (Forkom) untuk tahun 2025 yang diadakan di Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), Provinsi Kepulaun Riau. Kegiatan ini diadakan pada Kamis-Minggu, 30/10-02/11 mulai pukul 08.00 WIB. Pimpinan FKIP ULM yang menghadiri acara ini diantaranya Dekan, Sunarno Basuki; Wakil Dekan Bidang Akademik, Deasy Arisanty; Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Dharmono; serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ali Rachman.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam 4 sesi yaitu sesi pembukaan, sesi seminar nasional, sesi rapat komisi pimpinan yang terdiri dari rapat para dekan, wakil dekan bidang akademik, wakil dekan bidang keuangan dan umum, serta wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni, dan diakhiri dengan sesi penutupan. Seminar nasional yang dilaksanakan pada Jumat, 31/10, menghadirkan narasumber diantaranya Anggota Dewan Pendidikan Tinggi sekaligus Guru Besar FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret, Ravik Karsidi yang membawakan materi bertajuk “Transformasi Pendidikan Guru yang Unggul & Berdaya Saing Global” ; dan Guru Besar Jurusan Strategi Masa Depan (Future Strategy Department) dari Universitas Pendidikan Nasional Korea Selatan yang menyampaikan materi berjudul “The Teacher Education System in Korea and the Development of Pre-Service Teacher Competencies.”

Pada pertemuan komisi, Dekan FKIP ULM menyampaikan di antara poin penting kesepakatan para dekan adalah perlunya sinkronisasi kegiatan yang dilaksanakan FKIP anggota Forkom dengan universitas penyelenggara pertemuan sela dan pertemuan puncak agar Forkom sebagai satu rumah besar FKIP se-Indonesia dapat lebih tergaungkan. Pada pertemuan ini juga, Sunarno Basuki melakukan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dekan FKIP Universitas negeri Riau (Unri), Jimmy Kopriadi. Dalam pertemuan ini juga disepakati tuan rumah pertemuan sela tahun 2026 yaitu Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur dan pertemuan puncak 2026 di Universitas Negeri Pattimura, Maluku.
Sementara itu pada pertemuan wakil dekan bidang akademik, Deasy Arisanty menyampaikan beberapa perencanaan program bidang akademik yang akan diadakan secara bersama anggota Forkom yaitu pengaktifan kembali program pertukaran mahasiswa ‘Permata Forkom’, pelaksanaan kegiatan kursus singkat (short course), serta pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)/Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara. “FKIP ULM ditunjuk untuk membuat panduan program Permata Forkom. Hal ini sudah saya koordinasikan dengan tim MBKM yang memang bertanggungjawab untuk kegiatan pertukaran mahasiswa,” ujar Deasy. Di lain pihak, pada pertemuan wakil dekan bidang keuangan dan umum, Dharmono menyampaikan sejumlah catatan. “Di antara program kerja yang akan dilaksanakan yaitu penyusunan standarisasi laboratorium microteaching dan smartclass room yang sesuai dengan standar Lamdik (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan -Red), perencanaan Sertifikat Kompetensi K3 dan ZI yg akan dimiliki FKIP se Indonesia,” jelas Dharmono.
Pada acara penutupan, panitia mengumumkan serta membagikan hadiah bagi mahasiswa pemenang lomba Forkom, tak terkecuali mahasiswa FKIP ULM. Mahasiswa FKIP ULM yang berhasil meraih juara pada perlombaan Forkom diantaranya, Anai dari Jurusan Pendidikan Kimia pada lomba Praktik Microteaching Sosial Humaniora dengan Dosen Pembina Lapangan (DPL), Yogo Dwi Prasetyo dan Sriwati; serta mahasiswa tim tari dari Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan pada lomba Tari Kreasi dengan DPL, Putri Dyah Indriyani.
Selamat kepada para pemenang, semoga terus mengukir prestasi dan menjadi inspirasi bagi yang lain. (Admin)
