03/01/2026


Banjarmasin – Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan (JPSP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menggelar pergelaran seni Sendratasik Berkarya untuk ke-15 kalinya. Pergelaran kali ini mengangkat cerita tentang pahlawan perempuan Kalimantan Selatan, Ratu Zaleha. Kolaborasi tari-drama-musik yang dimainkan oleh mahasiswa JPSP FKIP ULM ini diberi judul “Sang Ratu” dan merupakan luaran dari mata kuliah Pergeralan Seni yang diampu oleh tim dosen Sulisno, Putri Yunita Permata Kumala Sari, dan Novyandi Saputra. Acara diselenggarakan di Gedung Balairungsari Taman Budaya dalam 2 sesi yaiti sesi siang mulai pukul 15.00 WITA dan sesi malam mulai pukul 19.45 WITA. Acara dibuka oleh Ketua JPSP, Muhammad Budi Zakia Sani dan dihadiri dosen dan mahasiswa JPSP serta tamu undangan. Berhadir pula dalam kesempatan ini anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Perwakilan Kalimantan Selatan yang juga merupakan alumni JPSP FKIP ULM, Muhammad Hidayattollah.
Pementasan Sang Ratu menceritakan tentang perasaan hati dan kondisi psikologis perempuan bernama Ratu Zaleha dalam menghadapi ketakutan dan kondisi kekhawatiran pasca diasingkan ke Bogor. Padahal ketakutan itu belum tentu terjadi dan hanya sebatas pemikiran negatif. Kisah Sang Ratu mencoba memadukan antara konflik sejarah, kondisi masa lalu dan masa kini yang dikemas dalam sebuah sajian pertunjukan gabungan dari seni tari, musik, teater dan seni pertunjukan lainnya. Berperan sebagai Ratu Zaleha, Raisa Hafizatil Azkia dan disutradarai Muhammad Azmi Arief dengan didukung penari dan pemusik serta pelakon para mahasiswa peserta mata kuliah Pergelaran Seni.
Menurut pemimpin produksi pertunjukan ini, Muhammad Samad Ilham, Sendratasik Berkarya bukan sekedar pemenuhan mata kuliah saja, melainkan sebuah dedikasi terhadap ekosistem seni, ruang kolaborasi, ruang silaturahmi antar penggiat seni dan ruang betukar pikiran. “Harapannya Sendratasik Berkarya bisa memberikan manfaat bagi diri kami sendiri dan untuk orang lain. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan dan sajian tampilan ini . Karena sifat nya pembelajaran kami siap menerima segala masukan dan evaluasi terhadap Sendratasik Berkarya ini,” ujarnya. (Admin)