13/06/2026

Banjarmasin – Mahasiswa Angkatan 2025 Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (JPPKn) FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sukses menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tingkat Kalimantan untuk SMA/SMK/MA Tahun 2026 dengan mengusung tema “Menciptakan Generasi Pelajar yang Cerdas dan Berwawasan Kebangsaan”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 13/06 di Aula Hasan Bondan FKIP ULM ini menjadi wadah pengembangan pengetahuan, karakter, serta wawasan kebangsaan bagi pelajar se-Kalimantan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan FKIP ULM yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ali Rachman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan akademik yang berdampak luas bagi dunia pendidikan. “Kegiatan ini merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah menjadi sebuah program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Lomba cerdas cermat bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan literasi kewarganegaraan, serta membentuk generasi muda yang berpikir kritis dan berkarakter,” ujarnya
Sementara itu, terkait kegiatan ini, Ketua JPPKn FKIP ULM, Mariatul Kiptiah menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen JPPKn dalam memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras mahasiswa Angkatan 2025 yang telah merancang dan melaksanakan kegiatan ini dengan sangat baik. Melalui kompetisi seperti ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, semangat persatuan, dan komitmen untuk menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Lomba ini merupakan proyek pembelajaran dari Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Kewarganegaraan yang diampu oleh Dian Agus Ruchliyadi dan Alex dan melibatkan mahasiswa sebagai panitia penyelenggara. Sebanyak 21 SMA/SMK/MA dari berbagai wilayah di Kalimantan turut berpartisipasi dalam kompetisi yang berlangsung secara kompetitif dan edukatif.
Sebagai dosen pengampu mata kuliah sekaligus pembina kegiatan, Dian Agus Ruchliyadi menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba ini merupakan implementasi pendekatan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang menekankan pengalaman nyata bagi mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga belajar merencanakan program, membangun kerja sama, mengelola kegiatan, menyelesaikan masalah, hingga mempertanggungjawabkan hasilnya. Inilah esensi pendidikan tinggi yang sesungguhnya, yakni menciptakan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.
Setelah melalui tahapan penyisihan yang ketat, sebanyak 9 sekolah terbaik berhasil melaju ke babak semifinal. Kompetisi berlangsung sengit hingga babak final yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh hasil sebagai berikut, juara 1 : SMAN 2 Banjarbaru; juara 2 : SMAN 2 Banjarmasin; dan juara 3 : MAN 2 Banjarmasin.
Ketua Panitia, Yoris Juhdi Malkan, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan serta tingginya antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekolah peserta, guru pendamping, pimpinan FKIP ULM, dosen, panitia, sponsor, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Besarnya partisipasi sekolah menunjukkan bahwa semangat belajar dan wawasan kebangsaan masih menjadi perhatian penting bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat jejaring pendidikan di Kalimantan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Jurusan PPKn FKIP Universitas Lambung Mangkurat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter, demokrasi, dan wawasan kebangsaan. Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kalimantan 2026 diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda yang cerdas, kompetitif, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Kontributor artikel : Alex)
(Admin)
